Tampilkan postingan dengan label Keyboard. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keyboard. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Februari 2012

Tips Sederhana Belajar Keyboard (Pemula)


Jumpa kembali dengan Musik Kita setelah sekian lama kami menghilang deri peredaran :)... Kali ini kita akan membahas tentang keyboard, Musik Kita akan memberikan sedikit  tips sederhana belajar keyboard bagi pemula.
Lets begin....!
Anda tentunya ingin menguasai sebuah alat / instrumen musik dengan penuh percaya diri, sehingga pada akhirnya bisa tampil dengan prima di depan publik atau ingin membawakannya untuk diperdengarkan sendiri atau disekitar orang-orang yang anda cintai, seperti halnya dengan memulai Belajar keyboard,  khususnya bagi pemula memang merupakan hal yang sangat berat untuk dimulai, tetapi dengan seiring waktu jika anda mau berlatih dengan keras setiap hari, anda pasti bisa.
Inti dari latihan setiap hari atau beberapa kali dalam seminggu agar melatih jari-jemari anda lihai dalam memainkan beberapa lagu. Jika anda masih susah dalam membawakan lagu, mungkin bisa anda mulai dengan lagu-lagu yang tidak begitu berat, artinya perpindahan kunci nada tidak terlalu banyak.
Belajar Keyboard tidak hanya anda belajar bagaimana memainkan sebuah keyboard, akan tetapi anda juga harus bisa menguasai perangkat tersebut, karena menurut saya, inti dari sesungguhnya adalah melatih anda agar bisa menjadi seorang Arranger, artinya anda akan bisa membuat sebuah lagu anda sendiri atau membuat kembali lagu orang lain lewat bunyi-bunyi instrumen yang ada di keyboard tersebut.

Menjadi arranger yang saya maksud adalah anda bisa menciptakan sebuah style lagu yang mirip atau kreasi anda sendiri. Jujur saya katakan, bermain keyboard ujung-ujungnya pasti “kebelet” mau bikin style sebuah lagu. Karena kalau sudah mahir, banyak orang berusaha membuat style untuk lagu-lagu terbaru dari keyboard yang mereka miliki.
Oke, mungkin terlalu tinggi pengharapannya, namun sekali lagi untuk sukses belajar keyboard, saya sarankan bagi para pemula, agar anda :
  1. Menghafal kunci nada, agar jemari anda terlatih berpindah-pindah.
  2. Mulailah membedakan bunyi-bunyi semua instrument yang ada.
  3. Jangan memulai belajar keyboard dengan style yang sudah jadi.
  4. Cari forum yang membahas bagaimana belajar keyboard yang efektif.
  5. Jangan sungkan bertanya kepada orang yang lebih tahu/cari info dari internet.
  6. Practice makes perfect.
Sekian dulu ya kawan semoga bermanfaat. Salam Musik Kita...........:)




foto : google

Sabtu, 16 Juli 2011

Keyboard

Keyboard adalah salah satu alat musik yang dimainkan seperti piano, hanya kibor bisa memainkan beragam suara, seperti terompet, suling, gitar, biola, sampai perkusi-perkusian. Dengan kibor, kita juga bisa bermain layaknya sebuah band. Dengan kibor, kita juga bisa bermain seperti kita bermain organ atau piano dan lebih praktis karena lebih mudah dibawa ke mana-mana. Perbedaan yang pasti dari pada keyboard dengan piano adalah bahwa keyboard selalu menggunakan listrik , sehingga lebih dimungkinkan apabila suaranya diperbesar dengan pengeras suara . Piano akustik menngunakan material senar dan hammer stick ( batang palu ) kecil yang dibungkus cushion leather ( busa dan kulit ) dan mengandalkan resonansi dan gema yang muncul dari dentuman atau getaran besi senar ke arah besi batangan dan kayu ebony dan memancarkan suara ke seluruh penjuru ruangan . Model perkawinan keyboard dan piano adalah electric piano ( dengan teknologi digital elektronik ) dan sintesa suara piano yang memiliki tingkat kemiripan dan kualitas tinggi. Para pemusik sendiri lebih suka untuk mengelompokkan nya dalam caranya menghasilkan suara. Ada chordophone di mana dawai-dawai diketuk hingga bergetar dan menimbulkan suara. Ini masuk dalam kelompok piano. Kemudian aerophone di mana tabung-tabung dilewati udara yang getarannya menghasilkan suara. Di dalamnya adalah kelompok organ. Terakhir adalah electrophone di mana gelombang listrik digetarkan untuk menghasilkan suara. Instrumen piano elektrik, organ elektrik merupakan contoh.


SEJARAH
Instrumen Keyboard (kibor: dalam banasa indonesia) ini sudah ada sejak zaman kuno. Tidak jelas awalnya yang tepat. Dalam tangga nada Barat yang disebut diatonis, tonal terbagi dalam 12 nada. Ada nada penuh dan ada nada semi-tone. Pada instrumen kibor kedua kelompok nada ini biasa dibedakan dengan kunci berwarna terang dan untuk semi-tone. Susunan deret kunci yang chromatic (mencakup 12 nada) muncul di Eropa pada abad ke-14.
Pada awal kemunculannya bilah-bilah masih dalam ukuran sangat lebar. Satu bilah bisa beberapa sentimeter lebarnya hingga tidak banyak nada harmoni bisa dihasilkan. Baru pada abad ke-16, 200 tahun lamanya, muncul pembakuan lebar bilah. Satu oktaf sebanyak 12 bilah dibuat totalnya selebar 16,5 sentimeter. Ini artinya nada diatonik bisa dicakup dalam lebar satu tangan hingga musik harmonik bisa dihasilkan. Pada perkembangan ini juga inovasi kunci putih dan hitam diciptakan.
Pada abad 15 diciptakan instrumen musik berdawai dengan dibunyikan melalui petikan, munculah harpsichord. Harpsichord ini terus berkembang pada abad ke-17 dan ke-18. Suatu teknik membunyikan dawai kembali dikembangkan dengan alat pukul kecil yang bekerja. Akibatnya pukulan pada bilah kunci bisa dilakukan pelan dan keras. Pelan dalam bahasa Italia adalah piano dan keras adalah forte. Instrumen inovasi baru itu sangat populer karena volume nada bisa diatur dengan keras lemahnya memanipulasi papan kunci. Nama alat itu pun menjadi pianoforte. Lama kelamaan diringkas menjadi piano.
Instrumen kibor ini yang memungkinkan berkembangnya musik barat dengan spektrum harmoni yang bisa dikatakan tidak tertandingi oleh aliran musik lain di bumi ini. Komposisi orkes simponi berasal dari kemampuan piano menghasilkan nada-nada harmonik.
Kibor elektronik baru muncul pada abad ke-20. Dipasarkan pertama kali oleh Laurens Hammond di Amerika Serikat 1935. Sejak itu mulai berkembang instrumen yang sekarang ini menjadi rajanya alat musik. Suara orkes simponi pun dengan puluhan instrumen bisa dihasilkan oleh satu kibor saja.